Ternyata kosong memang lebih baik
kita tidak perlu susah payah memikirkan segala masalah dengan-nya
kita tidak perlu selalu memperhatikan kebutuhannya ketika banyak tugas-tugas sekolah yang menanti untuk kita kerjakan
kita dapat lebih banyak menggunakan waktu luang dengan hal yang lebih berguna
lebih banyak waktu yang kita gunakan dengan sahabat
makan pun lebih enak, karena tidak akan ada kegalauan yang membuat kita tidak nafsu makan
jauh dari yang namanya patah hati
main dengan lawan jenis pun bukan masalah, karena tidak akan ada yang marah
kata orang tidak punya pasangan itu rasanya hampa, padahal itulah kelebihannya, dengan hampa, malah terasa ringan :p
pokoknya, kita tak terbebani olehnya, free!
khusuh para jomlowan dan jomblowati :)
Blogroll
Blog List
About
Minggu, 09 Desember 2012
Selasa, 04 Desember 2012
Puisi untuk Sahabat
Saat ini yang kurasakan
jiwaku melemah
sinarnya redup, gelap, tak berpelita
Terakhir ku temui dirimu dalam indahnya bunga tidur
tapi yang ku butuhkan buakanlah itu
Sosok nyata dirimu yang kini sangat ku dambakan
rupamu yang selalu menghiasi hariku
tingkahmu yang selalu menghiburku
sikapmu yang dewasakan aku
tlah lama tak ku jumpai itu
seolah ribuan tahun kita tak bersua
Sahabat,
tak dapat orang lain mengisi rindu ini
Satu-satunya kau..
kemana dirimu yang dulu?
Akankah hari-hari kita yang lalu dapat terlalui kembali?
Seluruh rinduku..
Kamu..
Sahabat..
Sang motivator pendorong hidup
jiwaku melemah
sinarnya redup, gelap, tak berpelita
Terakhir ku temui dirimu dalam indahnya bunga tidur
tapi yang ku butuhkan buakanlah itu
Sosok nyata dirimu yang kini sangat ku dambakan
rupamu yang selalu menghiasi hariku
tingkahmu yang selalu menghiburku
sikapmu yang dewasakan aku
tlah lama tak ku jumpai itu
seolah ribuan tahun kita tak bersua
Sahabat,
tak dapat orang lain mengisi rindu ini
Satu-satunya kau..
kemana dirimu yang dulu?
Akankah hari-hari kita yang lalu dapat terlalui kembali?
Seluruh rinduku..
Kamu..
Sahabat..
Sang motivator pendorong hidup
Senyum di Atas Luka
Hidupku yang sunyi…
Yang diselimuti kabut kesedihan
Hidupku yang hampa…
Yang diwarnai kedukaan
Ku berjalan tetapi seakan terjatuh
Ku lalui lembah kesedihan dengan senyum
Yang penuh luka….
Hidup yang tiada arti…
Seakan telah menjadi teman hidupku
Teman hidup yang selalu menemaniku
Dalam kedukaan
Terkadang aku ingin pergi dari duniaku
Dunia yang selalu meresahkan hatiku
Namun semuanya telah tergariskan
Keyakinanku hanyalah Satu…
Suatu hari kebahagian akan menjemputku
Aku akan pergi…
Meninggalkan lembah kesedihan dan duniaku
Yang seakan selalu menghantuiku
Aku akan pergi….
Membawa kebahagiaan
Dan meninggalkan bekas dunia yang hampa…
By Leriani Buton
Yang diselimuti kabut kesedihan
Hidupku yang hampa…
Yang diwarnai kedukaan
Ku berjalan tetapi seakan terjatuh
Ku lalui lembah kesedihan dengan senyum
Yang penuh luka….
Hidup yang tiada arti…
Seakan telah menjadi teman hidupku
Teman hidup yang selalu menemaniku
Dalam kedukaan
Terkadang aku ingin pergi dari duniaku
Dunia yang selalu meresahkan hatiku
Namun semuanya telah tergariskan
Keyakinanku hanyalah Satu…
Suatu hari kebahagian akan menjemputku
Aku akan pergi…
Meninggalkan lembah kesedihan dan duniaku
Yang seakan selalu menghantuiku
Aku akan pergi….
Membawa kebahagiaan
Dan meninggalkan bekas dunia yang hampa…
By Leriani Buton
CINTA DI SUDUT MENTARI
Dari arah timur …
Mentari memunculkan sinar keemasannya…
Seakan tersenyum geli
Melihat perasaanku yang tak karuan ini.
Ku menatap perasaanku dengan mata hatiku
Hatiku yang terdalam mengatakan….
Kamulah yang ku inginkan….
Ku ingin mencintaimu
Tapi bukan karena keegoisanku
Ku ingin menyayangimu
Tapi bukan sebatas itu…
Hatiku terpuruk pilu
Akankah ada yang terluka bila aku mencintaimu….?????
Aku pun tak tahu….
Perasaan ini tak bisa ku tampakkan
Yang ku tahu Tuhan mengerti perasaan ini
Cintaku akan tetap bertahta
Bersama mentari yang bersinar di sudut langit…..
By : Leriani Buton
Mentari memunculkan sinar keemasannya…
Seakan tersenyum geli
Melihat perasaanku yang tak karuan ini.
Ku menatap perasaanku dengan mata hatiku
Hatiku yang terdalam mengatakan….
Kamulah yang ku inginkan….
Ku ingin mencintaimu
Tapi bukan karena keegoisanku
Ku ingin menyayangimu
Tapi bukan sebatas itu…
Hatiku terpuruk pilu
Akankah ada yang terluka bila aku mencintaimu….?????
Aku pun tak tahu….
Perasaan ini tak bisa ku tampakkan
Yang ku tahu Tuhan mengerti perasaan ini
Cintaku akan tetap bertahta
Bersama mentari yang bersinar di sudut langit…..
By : Leriani Buton
KarenaMu
Bendungan itu kulihat begitu kokoh
menahan air sungai yang begitu derasnya
kuat arus tak mampu menerobos serta menghancurkan materinya
Hanya saja, apakah aku bisa sepertinya?
Yang tetap kuat menahan segala sakit ini
yang kuat, tak hancur, dan tak luluh diterpa caci maki
Di lain hati aku bisa menerima
pasti aku bisa
karena ada Kau di sisi hatiku
menahan air sungai yang begitu derasnya
kuat arus tak mampu menerobos serta menghancurkan materinya
Hanya saja, apakah aku bisa sepertinya?
Yang tetap kuat menahan segala sakit ini
yang kuat, tak hancur, dan tak luluh diterpa caci maki
Di lain hati aku bisa menerima
pasti aku bisa
karena ada Kau di sisi hatiku
Tentang Sahabatku
Sahabatku adalah tetesan embun pagi
yang jatuh membasahi kegersangan hati
hingga mampu menyuburkan seluruh taman sanubari
dalam kesejukan
Sahabatku adalah bintang gemintang malam di angkasa raya
yang menemani kesendirian rembulan yang berduka
hingga mampu menerangi gulita semesta
dalam kebersamaan
Sahabatku adalah pohon rindang dengan seribu dahan
yang memayungi dari terik matahari yang tak tertahankan
hingga mampu memberikan keteduhan
dalam kedamaian
Wahai angin pengembara
kabarkanlah kepadaku tentang dirinya
Sahabatku adalah kumpulan mata air dari telaga suci
yang jernih mengalir tiada henti
hingga mampu menghapuskan rasa dahaga diri
dalam kesegaran
Sahabatku adalah derasnya hujan yang turun
yang menyirami setiap jengkal bumi yang berdebu menahun
hingga mampu membersihkan mahkota bunga dan dedaun
dalam kesucian
Sahabatku adalah untaian intan permata
yang berkilau indah sebagai anugerah tiada tara
hingga mampu menebar pesona jiwa
dalam keindahan
Wahai burung duta suara
ceritakanlah kepadaku tentang kehadirannya
Kau Perlu Tahu (ini tak semestinya)
Kau perlu tahu
bahwa aku mencintaimu tak kenal kekuranganmu
Kau perlu tahu
seperti inilah diriku yang kuat akanmu
Kau perlu tahu
aku ingin langkahmu akan bersama dengan doaku
Kau perlu tahu
tak setitik air mata pun yang ingin kulihat dari matamu
Kau perlu tahu
Kini, celotehanmu yang penuh mengisi hidupku
Kau perlu tahu
aku tidak tahu yang kau ketahui tentang bagaimana perasaanku padamu semestinya
bahwa aku mencintaimu tak kenal kekuranganmu
Kau perlu tahu
seperti inilah diriku yang kuat akanmu
Kau perlu tahu
aku ingin langkahmu akan bersama dengan doaku
Kau perlu tahu
tak setitik air mata pun yang ingin kulihat dari matamu
Kau perlu tahu
Kini, celotehanmu yang penuh mengisi hidupku
Kau perlu tahu
aku tidak tahu yang kau ketahui tentang bagaimana perasaanku padamu semestinya
Langganan:
Postingan (Atom)
