Ini caraku
kali ini tak ku tunjukkan
kamu, dia, atau mereka cukup tahu aku yang apa adanya dari luar
'close book' adalah dua kata yang akan aku anut saat ini
bukan aku angkuh, berlaga kalem, atau cool
tapi aku sudah bosan, lelah dengan aku yang dulu
yang terbuka tanpa ada solusi
Maaf jika kau tersinggung akan sikap ku yang ada saat ini
bukan maksudku, bukan inginku
ini soal rasa, pola pikir, dan kebutuhan
jangan terlalu ingin kau bongkar akan diriku
Namun,
bukan berarti aku tak mau bersamamu
Blogroll
Blog List
About
Jumat, 23 November 2012
Kamis, 15 November 2012
Kau Hargai
Walaupun terlihat jenaka
Aku tetap kau hargai
Segala yang kuucapkan mungkin terlihat lelucon belaka olehmu begitu pula orang lain
Namun, kau pun tetap hargai itu
Aku begini adanya, tak dikurangi tak dilebihkan
dan kau lebih menghargai itu
Semoga anggapanku ini tak keliru
Karena aku merasa ada yang lain yang berbeda darimu padaku
setelah aku lakukan lelucon ini
Terima kasih, akan ku hargai itu jika benar
Aku tetap kau hargai
Segala yang kuucapkan mungkin terlihat lelucon belaka olehmu begitu pula orang lain
Namun, kau pun tetap hargai itu
Aku begini adanya, tak dikurangi tak dilebihkan
dan kau lebih menghargai itu
Semoga anggapanku ini tak keliru
Karena aku merasa ada yang lain yang berbeda darimu padaku
setelah aku lakukan lelucon ini
Terima kasih, akan ku hargai itu jika benar
Walaupun belum muncul sepenuhnya tentang rasa itu
Aku akan tetap pelihara ini
Karena saat ini, kaulah yang mengisi pikiran ini, meski belum sampai ke hati
Aku melihatmu melebihi penglihatan orang lain jika melihatmu
Semoga itu kau rasakan
Aku akan tetap pelihara ini
Karena saat ini, kaulah yang mengisi pikiran ini, meski belum sampai ke hati
Aku melihatmu melebihi penglihatan orang lain jika melihatmu
Semoga itu kau rasakan
Selasa, 13 November 2012
Teruntukmu, sahabatku..
Saat ini aku tak rindu kau
karena kau selalu ada di sisiku, tak hilang sedikitpun dari pandanganku
Tak heran jika aku ingin kau untuk tak kembali
karena kau tak pernah pergi
Pernah aku berpikir..
mungkin kau sedih jika bersamaku
suatu hari kulihat di matamu air mata yang tergenang, mengapa? Apa kau sakit bersamaku?
dan kau katakan,"Aku bahagia karena ada kamu di setiap hari-hariku. Setiap sujud ku menangis, berdo'a, semoga persahabatan kita tak akan usai, selamanya hingga ke generasi kita selanjutnya. Aku berharap kebaikanlah yang membuatnya abadi."
Minggu, 11 November 2012
instrumentasi, pemprograman, dan control
Kini, engkau di depan mata
Namun aku masih tetap belum tahu pasti perasaan apa ini
Mungkin karena aku ingin hanya aku yang berperasaan seperti ini
Cukup aku, tak perlu ada feed back dari mu
atau mungkin karena aku tak ingin terlalu berharap
hanya ingin sakit sekali saja, tanpa looping
dan mungkin...aku hanya ingin menyenangkan hati, menghapus luka yang lalu
karena dengan adanya dirimu kini, bagaikan signal conditioning
yang dapat merubah bentuk perasaanku dulu menjadi sekarang
yang kulakukan sekarang cukup hanya dengan control
tanpa terjadi error yang dulu sempat ku buat bersama orang yang lama
Namun aku masih tetap belum tahu pasti perasaan apa ini
Mungkin karena aku ingin hanya aku yang berperasaan seperti ini
Cukup aku, tak perlu ada feed back dari mu
atau mungkin karena aku tak ingin terlalu berharap
hanya ingin sakit sekali saja, tanpa looping
dan mungkin...aku hanya ingin menyenangkan hati, menghapus luka yang lalu
karena dengan adanya dirimu kini, bagaikan signal conditioning
yang dapat merubah bentuk perasaanku dulu menjadi sekarang
yang kulakukan sekarang cukup hanya dengan control
tanpa terjadi error yang dulu sempat ku buat bersama orang yang lama
Samar
Hanya bagiku,
aku akan menyimpannya dengan baik
Hanya tentangnya,
tak ada orang lain
Kau tiba-tiba menarik perhatian
Tertuju padamu, padahal aku tak bermaksud
Bingung.. Polos.. Semuanya masih buram..
Belum pasti, belum teguh
Kau ini apa? Aku apa?
Tak ada yang tahu mataku di matamu, bahkan aku
Dan kau, masih begitu samar di mata
Mungkin untuk saat ini,
ini hanya aku anggap 'sekedar hiburan semata'
aku akan menyimpannya dengan baik
Hanya tentangnya,
tak ada orang lain
Kau tiba-tiba menarik perhatian
Tertuju padamu, padahal aku tak bermaksud
Bingung.. Polos.. Semuanya masih buram..
Belum pasti, belum teguh
Kau ini apa? Aku apa?
Tak ada yang tahu mataku di matamu, bahkan aku
Dan kau, masih begitu samar di mata
Mungkin untuk saat ini,
ini hanya aku anggap 'sekedar hiburan semata'
Kamis, 08 November 2012
Angan
Teruntukmu wahai yang kini selalu dalam benakku
pengisi hariku, pemenuh rindu
Atas kemauanku, kau berada di sini
dalam sanubari yang tak terbendung tuk menyayangimu
Hati ini begitu mudah terhasut
dengan tingkahmu, gayamu, semua tentang dirimu
Sihirkah ini?
Kau yang di sana
berbaur dengan angan-anganku
Sampai kapan kau hanya diam di situ?
Tak inginkah tuk bergerak?
Maju selangkah demi selangkah
Hingga bayangmu tepat dihadapanku
Menyambut hangatku
Biarkan aku mengobati lukamu yang lalu
Meleburkan semua, hingga aku yang tersisa
Biarkan anganmu menyatu dengan anganku
Tak satupun menjauh
pengisi hariku, pemenuh rindu
Atas kemauanku, kau berada di sini
dalam sanubari yang tak terbendung tuk menyayangimu
Hati ini begitu mudah terhasut
dengan tingkahmu, gayamu, semua tentang dirimu
Sihirkah ini?
Kau yang di sana
berbaur dengan angan-anganku
Sampai kapan kau hanya diam di situ?
Tak inginkah tuk bergerak?
Maju selangkah demi selangkah
Hingga bayangmu tepat dihadapanku
Menyambut hangatku
Biarkan aku mengobati lukamu yang lalu
Meleburkan semua, hingga aku yang tersisa
Biarkan anganmu menyatu dengan anganku
Tak satupun menjauh
Rabu, 07 November 2012
Special
Yang aku rasakan kini berbeda
Apa ini? Ini terasa ada sesuatu yang mengganjal, entah itu apa..
Apakah benar hanya sekedar mengagumimu?
Hati ini begitu seperti tersihir akan adanya dirimu
Kau punya daya tarik tersendiri, tolong jangan anggap dirimu lemah
Plus minus, itu wajar
Yang terpenting dirimu di mataku berbeda
You're special in my eyes...
Fleksibelitas Cinta
Cinta
tak memandang siapa saja yang akan dihampirinya
entah itu dari kalangan muda maupun tua
atau bahkan pada satu makhluk ke makhluk lain
Cinta
bisa datang kapan saja
entah dulu, kini atau nanti
Cinta
timbul di berbagai variasi suasana hati peminatnya
apakah perasaannya sedang senang, marah ataupun sedih
Cinta
tentu banyak cara menyampaikannya
langsung maupun tidak langsung
Cinta
muncul dengan berbagai macam maksud tujuan
apakah seseorang membutuhkan cinta untuk memenuhi kepuasan hasratnya
apakah untuk kebutuhan rohaninya
atau untuk memperoleh kasih sayang
pikirkan untuk yang satu ini, ingat jangan permainkan Cinta
Cinta
lewat dengan jangka waktu yang berbeda
ada yang awet langgeng
atau singkat, bahkan dengan range satu hari
Yang pasti Cinta dianugerahkan Tuhan kepada manusia dengan tujuan yang baik
agar senantiasa diperlakukan secara baik pula oleh setiap insannya
Dan Ingat
Cinta yang sebaik-baiknya cinta adalah cinta suci kepada Sang Pencipta
yang perlu depelihara sampai datang kehidupan yang kekal kelak
sebagai sarana kita untuk beribadah selama di dunia yang fana ini
tak memandang siapa saja yang akan dihampirinya
entah itu dari kalangan muda maupun tua
atau bahkan pada satu makhluk ke makhluk lain
Cinta
bisa datang kapan saja
entah dulu, kini atau nanti
Cinta
timbul di berbagai variasi suasana hati peminatnya
apakah perasaannya sedang senang, marah ataupun sedih
Cinta
tentu banyak cara menyampaikannya
langsung maupun tidak langsung
Cinta
muncul dengan berbagai macam maksud tujuan
apakah seseorang membutuhkan cinta untuk memenuhi kepuasan hasratnya
apakah untuk kebutuhan rohaninya
atau untuk memperoleh kasih sayang
pikirkan untuk yang satu ini, ingat jangan permainkan Cinta
Cinta
lewat dengan jangka waktu yang berbeda
ada yang awet langgeng
atau singkat, bahkan dengan range satu hari
Yang pasti Cinta dianugerahkan Tuhan kepada manusia dengan tujuan yang baik
agar senantiasa diperlakukan secara baik pula oleh setiap insannya
Dan Ingat
Cinta yang sebaik-baiknya cinta adalah cinta suci kepada Sang Pencipta
yang perlu depelihara sampai datang kehidupan yang kekal kelak
sebagai sarana kita untuk beribadah selama di dunia yang fana ini
Selasa, 06 November 2012
1 atau 2?
Hari ini hujan turun begitu deras, nampaknya Tuhan sengaja menurunkannya agar hati ini ada yang menemani. Air mata yang sedari tadi membasahi pipi ini, tak terbendung layaknya hujan yang tak kunjung reda. Bimbang, kini yang aku sedang rasakan. Pilihanku antara dua. Apakah ini semua salahku?
Bukan. Ini kesalahanmu. Mengapa dulu kau begitu tega melakukan itu. Sampai saat ini aku masih saja teringat akan kesalahanmu yang tak mungkin tak membuatku hilang akal, perih . Kau beruntung, kau ku maafkan. Aku lakukan itu karenamu. Kaulah yang telah menemaniku begitu lama. Menyayangiku dengan penuh perhatian yang orang lain tak bisa berikan, bahkan oleh seseorang yang sedang menjagaku kini. Namun, kau jangan terlalu berharap. Kini ada dia. Walaupun tak sepertimu, ia tetap menjadi seseorang yang kini aku sayangi, seseorang yang merelakan dirinya jatuh pada lingkaran kekecewaanku karenamu. Tapi Tuhan, mengapa hati ini masih goyah? Tak seharusnya aku masih begitu dekat dengan sosok seperti dirimu. Aku masih saja percaya kata-katamu, mengikuti saran orangtuaku, mengikuti inginku tuk terus di sampingmu. Seakan aku lupa sisi darimu yang telah menghancurkan perasaanku, dan membuatnya kelu.
Sampai saat ini aku tak bisa putuskan. Dia yang kini bersamaku, ah aku tak ingin membuatnya sakit. Bila perlu jujur, hati ini masih teringat dirimu. Kau senang? Sadarlah. Tapi ini tak seperti dulu, ketika aku memberikan seluruh ketulusanku untukmu. Tolong, jangan berbuat seenaknya semaumu. Aku perlu berpikir. Tak seharusnya kau buat aku seperti ini. Beri aku waktu untuk bersamanya. Mengisi hari-hariku dengan keceriaannya. Jangan salahkan aku.
"Makasih, ya." Kalimat itu yang senantiasa keluar dari mulutku setiap ia mengantarku ke rumah. Sambil berucap, kulihat wajahnya hati pun berkata, 'maaf, maaf, maaf...tak seharusnya aku membawamu ke dalam pikiranku yang belum ada kepastian ini. Bukan aku serakah. Aku hanya tak tahu harus memilih arah mana. Aku butuh kepastian. Tolong kau jangan pergi dulu, aku tak tahu, mungkin saja kamu yang akan tetap di sisiku. Terima kasih ya, atas kesediaanmu menemaniku, menghiburku. Walau aku bisa membedakan begitu bedanya dirimu dengan dirinya yang dulu.'
Sumua ini begitu semu. 1 atau 2? Aku belum tahu pasti. Air mata ini terus mengalir. Jika sudah begini, ingin rasanya hidup sendiri saja. Tak ada kau, tak ada dirinya. Tuhan, aku tahu Kau akan memberiku jalan yang terbaik.
Tak Teruntuk Dirinya
Ini tak teruntuk dirinya
Semua telah berubah
Ini tak teruntuk dirinya
Ini soal sekarang, bukan dulu
Ini tak teruntuk dirinya
Bukan kesalahan lagi yang aku inginkan
Ini tak teruntuk dirinya
Semua tak akan kembali
Inti tak terunuk dirinya
Hati ini tlah teralihkan
Semua telah berubah
Ini tak teruntuk dirinya
Ini soal sekarang, bukan dulu
Ini tak teruntuk dirinya
Bukan kesalahan lagi yang aku inginkan
Ini tak teruntuk dirinya
Semua tak akan kembali
Inti tak terunuk dirinya
Hati ini tlah teralihkan
Minggu, 04 November 2012
Erase
Anggaplah aku tak pernah ada. Jangan kau ingat masa lalu
kita yang bagiku hanyalah sebagai mimpi buruk yang tak ingin lagi ku alami
kembali. Jika kau berani mengungkitnya kembali, hati ini hanya akan hancur,
merintih menahan sakit. Bantu aku untuk menghapusmu penuh dari ingatanku. Ya,
sedikit lagi saja aku akan berhasil melakukannya sendiri jika kau berjanji
untuk mencoba tak hadir kembali di hadapanku. Berusahalah untuk saling
menghilangkan rasa satu sama lain, sekalipun benci. Lihatlah jalan ke depan, jangan sekalipun kau menarikku untuk flash back ikut ke dalam ketidakpuasanmu.
Langganan:
Postingan (Atom)
